Leonardo dan Adriano Galliani, musim lalu. (Getty Images)
CEO AC Milan, Adriano Galliani, mengaku akan sangat terkejut bila benar Leonardo bakal mengisi pos kosong pelatih Inter yang baru saja ditinggalkan Rafael Benitez.
“Saya tidak tahu akan bereaksi seperti apa, tentu dia telah menjadi bagian penting dalam sejarah Milan, ujar Galliani dikutip dari goal.com.
Leonardo merupakan mantan pemain Milan. Pria Brasil itu bergabung ke Milan dari klub Prancis, PSG, sejak 1997 hingga 2001. Leonardo sendiri mengakhiri karir sepakbolanya sebagai pemain bersama Rossoneri tahun 2003 silam. Leonardo tercatat telah lebih dari seratus kali tampil bersama Milan, dan menyumbang 22 gol di Serie A.
“Saya teringat saat membawa Leonardo ke Milan tahun 1997 dari Paris[PSG]. Dia memiliki karir panjang di Milan sebagai pemain, setelah itu direktur, lalu pelatih.” Lanjut Galliani.
“Keadaan tidak berlangsung baik musim lalu dan bila kami tidak mendapatkan cedera kami bisa berprestasi lebih baik dari sekedar posisi tiga, Juga terdapat salah paham antara Leonardo dan Presiden[Berlusconi] dan itu membuat saya sedih." pungkas Galliani, ketika mengomentari dipecatnya Leonardo dari Milan musim lalu.
Musim 2009/2010, Leonardo sempat mengasuh Andrea pirlo dkk. Namun jabatannya sebagai pelatih AC Milan tidak berlangsung lama. Kurang dari setahun setelah ditunjuk melatih, Leonardo dipecat. Ketika itu muncul rumor kalau kepergian Leonardo disebabkan adanya masalah antara ia dan presiden Milan, Silvio Berlusconi.
Kepergian Leonardo ke Milan bisa saja menimbulkan sakit hati bagi Milan, seperti yang terjadi pada Inter ketika Zlatan Ibrahimovic hijrah ke Milan musim panas lalu. Yang jelas kalau benar Leonardo melatih Inter, itu akan membuat rivalitas antara AC Milan dan Internazionale Milan bakal semakin panas.