Cristian Gonzales. (Bayu Marhaenjati/Bolanews.com)
Tiket pertama, kemungkinan diberikan sang pahlawan di partai semifinal Cristian “El Loco” Gonzales. Mulai dari babak penyisihan, El Loco selalu menjadi starter. Mengapa? Riedl mengaku kepincut dengan permainannya, ketika menjalani serangkaian laga ujicoba sebelum gelaran Piala AFF dimulai.
Hingga partai terakhir semifinal lalu, El Loco tetap menjadi pilihan utama. Terbukti, strategi Riedl menurunkan pemain naturalisasi itu memberikan jalan mulus Indonesia ke partai final. Dua gol di masing-masing partai semifinal diciptakan pemain asal Uruguay itu,lewat aksi ciamik.
Pertanyaannya, siapa yang bakal menemaninya di lini depan lawan Malaysia nanti? Yang pasti, ketiga pemain lainnya; Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim, dan Yongki Aribowo mengaku siap dan berharap keputusan sang pelatih memilih dirinya.
Beberapa waktu lalu, Bepe -julukan Bambang Pamungkas- mengatakan, dirinya siap bermain kapan saja. Sebagai pemain yang punya pengalaman paling banyak, Bepe berharap, Riedl memilihnya sebagai pemain utama.“Saya rasa semua pemain punya keinginan yang sama. Begitu juga saya. Namun, keputusan ada pada pelatih. Saya terima apapun pilihannya.”
Senada dengan Bepe, Irfan Bachdim mengungkapkan, dirinya siap dimainkan kapan saja. Namun, tetap keputusan bermuara di pelatih. “Menjadi pemain timnas adalah impian saya. Jadi, kapan pun disuruh saya siap bermain.”
Pun dengan Yongki. Penampilan perdananya ketika mengahadapi Filipina di leg kedua, membuat dirinya sangat bangga. “Ya, saya bangga sekali bisa bermain menjadi strarter. Saya sudah menunggu itu cukup lama.”
“Tak ada persaingan diantara kami (pemain depan-red). Tentu semuanya ingin menjadi pemain utama, namun keputusan tetap di tangan Riedl. Apa pun keputusan pelatih saya terima,” kata Yongki.
Merespon hal itu, Riedl menuturkan sudah mengantongi nama. Dua pemain punya peluang. Namun, masih butuh penyesuaian. Maklum, butuh strategi tapat memutuskan siapa yang bakal dimainkan sebagai pilar kekuatan di lini depan.
“Kami punya empat striker. Dua diantaranya, memiliki peluang menjadi starter. Namun, saya tidak bisa memberikan namanya sekarang,” ujar Riedl, usai memimpin latihan, di Lapangan Timnas C, Rabu (22/12) pagi.
Sementara itu, pada latihan tadi pagi, Riedl terlihat memberikan instruksi khusus kepada Irfan dan Yongki. Cukup lama mereka berbincang di tengah lapangan, sedangkan pemain lainnya telah melakukan pendinginan. “Ya, tadi saya memberikan saran kepada Irfan dan Yongki, bagaimana membuka serta menciptakan ruang dan menghindari penjagaan lawan,” pungkas Riedl.
Apakah percakapan itu, isyarat kalau Irfan atau Yongki yang bakal mendampingi Gonzales di depan? Hanya Riedl yang tahu. Kita lihat saja pada laga final Malaysia kontra Indonesia, di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 26 Desember mendatang.